www.bangsanews.id – Di tengah kesibukan sehari-hari, ada sosok yang selalu hadir dengan senyum dan dedikasi luar biasa. Sunaryo, seorang operator SPBU Pertamina, adalah contoh nyata dari komitmen untuk memberi yang terbaik bagi masyarakat. Selama tiga dekade, ia melayani pelanggan dengan sepenuh hati, menunjukkan bahwa pekerjaan apa pun bisa dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab dan semangat.
Pendidikan dan kehidupan Sunaryo yang sederhana membentuk karakternya dalam bekerja. Sejak awal kariernya di SPBU Pertamina, mulai dari Jalan Brigjen Katamso hingga Jalan Sudirman di Medan, ia memiliki satu tujuan: kepuasan pelanggan. Kegalauan dan kesulitan kerja menjadi bagian dari langkahnya untuk mencapai tujuan tersebut.
Keselamatan dan kenyamanan pelanggan menjadi prioritasnya. Dengan disiplin mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat, Sunaryo selalu memastikan setiap langkah yang dilakukannya adalah yang terbaik untuk konsumen. Dalam benaknya, memberikan pelayanan yang baik adalah bagian dari tanggung jawab moralnya sebagai seorang operator.
Dedikasi Sunaryo dalam Menjalankan Tugasnya Sebagai Operator SPBU
Tugas Sunaryo tidak hanya mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM), tetapi juga menjaga keselamatan pelanggan. Ia selalu mengingatkan dan menekankan pentingnya mematikan kendaraan sebelum pengisian. Hal ini merupakan standar prosedur yang tidak pernah dilupakan demi keamanan semua pihak yang berada di SPBU.
Setiap pelanggan yang datang akan dihadapi dengan ramah. “Senyum, sapa, dan salam adalah bagian dari budaya kerja kami,” ujarnya. Sunaryo percaya bahwa pendekatan ini membangun kepercayaan antara konsumen dan petugas, menciptakan atmosfer yang nyaman di SPBU. Ini adalah cara sederhana namun efektif untuk membuat pelanggan merasa dihargai.
Selama masa kerjanya, ia tak pernah ragu memberikan arahan kepada pelanggan yang mungkin tidak mengetahui prosedur yang tepat. “Kami dengan senang hati mengingatkan mereka agar tidak menerima telepon saat pengisian.” Ini mencerminkanajaran disiplin yang sangat dijunjung tinggi oleh Sunaryo dan rekan-rekannya.
Menghadapi Tantangan dan Lelahnya Pekerjaan Malam
Sunaryo bekerja dalam sistem shift, di mana setiap harinya dibagi menjadi dua bagian, yakni pagi dan siang. Shift pagi berlangsung dari pukul 06.00 hingga 14.00 WIB, sementara shift siang dari pukul 14.00 hingga 22.00 WIB. Meskipun jam kerja yang panjang seringkali menjadikannya letih, ia tetap bersyukur dapat terus melayani dengan optimal.
“Dukanya itu biasanya terasa lebih berat ketika pulang larut malam,” ungkap Sunaryo. Namun, semua itu baginya adalah bagian dari tanggung jawab yang harus dipikul dengan ikhlas. Ia tahu betul bahwa kepuasan pelanggan adalah tujuan utama setiap hari.
Sikap optimisnya membuat Sunaryo terus berjuang, bahkan saat fisik terasa lelah. Dengan demikian, ia membuktikan bahwa ketekunan dalam melayani adalah kunci untuk menyelesaikan setiap tantangan yang dihadapi. Baginya, mempersiapkan diri dengan baik sebelum memulai shift adalah bagian penting dari menghadapi hari yang panjang.
Inspirasi Dalam Keluarga dan Masa Depan Anak-Anaknya
Motivasi terbesar bagi Sunaryo adalah keluarganya. Hasil kerja kerasnya selama bertahun-tahun membuktikan cinta dan dedikasinya untuk memberikan pendidikan yang baik bagi ketiga anaknya. Ia merasa bangga bisa melihat mereka tumbuh menjadi individu yang sukses di bidangnya masing-masing.
Anak-anaknya telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, dengan anak tertua menjadi sarjana pendidikan Islam, anak kedua meraih gelar sarjana komputer, dan anak bungsunya yang kini berada dalam karier di TNI. Keberhasilan mereka menjadi sumber kebahagiaan bagi Sunaryo, sekaligus pengingat bahwa kerja keras dan doa tidak pernah sia-sia.
“Saya bekerja agar anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang layak, sehingga mereka dapat memiliki masa depan yang cerah,” ungkapnya. Dengan semangat dan harapan, Sunaryo mengajak semua orang untuk bertanggung jawab atas pekerjaan mereka, karena kerja keras akan selalu membuahkan hasil yang baik pada akhirnya.
Ketika ditanya tentang harapannya untuk masa depan, ia berharap Pertamina sebagai perusahaan besar dapat terus tumbuh dan berinovasi dalam melayani masyarakat. “Sebagai operator, kami adalah garda terdepan dalam menyalurkan energi, dan kami ingin memberikan yang terbaik,” tambahnya.
Dedikasi Sunaryo tidak hanya menggambarkan tanggung jawab seorang pekerja, tetapi juga mencerminkan semangat hidup yang patut dicontoh. Setiap tahun yang dilaluinya adalah gambaran ketekunan dan komitmen untuk meraih keberhasilan bagi dirinya dan keluarganya. Di balik setiap liter BBM yang mengalir, ada cerita tentang seorang operator yang mengabdikan hidupnya untuk pelayanan yang terbaik.















