www.bangsanews.id – Batam, sebagai salah satu kota berkembang di Indonesia, telah menunjukkan banyak kemajuan dalam berbagai bidang, termasuk dalam pengelolaan zakat. Pada tahun 2025, Batam meraih penghargaan penting dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, menegaskan komitmennya dalam mendukung gerakan zakat di tanah air. Penghargaan ini bukan hanya soal prestasi tetapi juga tentang kontribusi yang lebih besar terhadap kesejahteraan masyarakat.
Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada Amsakar Achmad, Kepala BP Batam sekaligus Walikota Batam, dalam acara BAZNAS Awards 2025 yang berlangsung di Jakarta. Dengan tema “Menguatkan Baznas, Mendukung Asta Cita”, ajang ini dihadiri oleh berbagai kepala daerah dan menteri yang juga mendapatkan penghargaan serupa dalam berbagai kategori.
Amsakar Achmad merasa bersyukur dan mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras dalam menghimpun dan mengelola zakat di Batam. Ia menyebut bahwa potensi zakat yang ada di kota ini sangat besar dan berperan penting dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional, terutama dalam sektor sosial dan pendidikan serta pemberdayaan masyarakat.
Peran Zakat dalam Pembangunan Sosial di Batam
Pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dan ekonomi tidak bisa dipandang sebelah mata. Zakat memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Batam. Dalam lima tahun terakhir, zakat telah berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan dan membantu pendidikan anak-anak yang kurang beruntung.
Amsakar menjelaskan bahwa pengelolaan zakat di Batam dilakukan secara efektif dan transparan. Selain itu, pemotongan gaji bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di kota ini menjadi salah satu skema untuk memperkuat penghimpunan zakat, sehingga lebih banyak masyarakat yang dapat terbantu. Upaya ini menunjukkan bagaimana zakat dapat diintegrasikan dalam sistem pemerintahan.
Melalui program-program ini, Batam menunjukkan bahwa potensi zakat tidak hanya untuk kepentingan individu, tetapi untuk kepentingan sosial yang lebih luas. Dengan kontribusi yang tepat, zakat dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pendidikan dan tanggap terhadap bencana.
Kepemimpinan dan Manajemen Zakat yang Efisien
Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad dan Li Claudia Chandra, pengelolaan zakat di Batam semakin tertata dan profesional. Mereka menyadari bahwa keberhasilan program zakat sangat bergantung pada kesadaran dan partisipasi masyarakat. Melalui sosialisasi yang intensif, mereka berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya zakat yang dikelola dengan baik.
Dengan dukungan dari pemerintah, BAZNAS dan lembaga-lembaga lainnya, masyarakat dapat lebih mudah melakukan zakat. Program-program yang dirancang dengan baik memastikan bahwa zakat yang dihimpun dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.
Pengelolaan zakat ini menjadi penting dalam upaya menciptakan ketahanan sosial. Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah dan lembaga-lembaga zakat, Batam berupaya membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya saing.
Manfaat Zakat dalam Mengentaskan Kemiskinan di Batam
Salah satu manfaat terbesar dari pengelolaan zakat ini adalah kemampuannya dalam mengentaskan kemiskinan. Zakat yang dikelola dengan baik dapat digunakan untuk program-program yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Bantuan pendidikan untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu menjadi salah satu fokus utama dalam program zakat Batam.
Amsakar menegaskan bahwa zakat juga berfungsi untuk memberikan pelatihan dan pemberdayaan ekonomi. Melalui pelatihan keterampilan, masyarakat dapat mendapatkan akses yang lebih baik untuk meningkatkan taraf hidup mereka. Program-program semacam ini memang membutuhkan perencanaan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak.
Dengan begitu, tujuan akhir dari pengelolaan zakat adalah untuk menciptakan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Kerjasama antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat sangat diperlukan agar potensi zakat dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin.















