www.bangsanews.id – Pelantikan pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Cabang Kota Batam untuk periode 2025–2028 berlangsung dengan meriah di Auditorium Politeknik Negeri Batam. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk penrepresentatif dari BP Batam, yang menandakan dukungan penguatan peran insinyur lokal dalam pembangunan daerah.
Salah satu yang menonjol dalam acara tersebut adalah sambutan dari Alexander Zulkarnain, Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam. Dia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan PII dalam mencapai visi Batam sebagai pusat teknologi dan investasi hijau.
Alexander Zulkarnain menyatakan, “Transformasi Batam sebagai daerah strategis pengembangan teknologi digital dan pusat ekonomi hijau membutuhkan dukungan para insinyur.” Kata-kata ini mencerminkan harapan akan kontribusi signifikan insinyur terhadap kemajuan daerah.
Dukungan BP Batam untuk Pengembangan Insinyur Lokal
BP Batam berkomitmen mendukung PII dalam upaya memberdayakan insinyur lokal. Alexander menegaskan bahwa sebagai organisasi profesi, PII memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang teknik dalam konteks pembangunan daerah.
Peran insinyur sangat strategis di tengah perubahan zaman yang mengedepankan teknologi. Dengan demikian, peningkatan kapasitas dan kompetensi insinyur lokal akan menjadi pilar penting dalam mewujudkan Batam sebagai Smart City.
Melalui pelantikan ini, diharapkan sinergi antara insinyur dan pemerintah semakin kuat. “Batam memerlukan inovasi dan teknologi yang berkualitas demi menghadapi tantangan di masa depan,” tambah Alexander.
Perayaan Pelantikan dan Harapan di Masa Depan
Acara pelantikan ini juga diramaikan dengan kehadiran anggota DPD RI dan staf ahli dari pemerintah. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan luar biasa terhadap peran PII di Batam secara keseluruhan.
Junaidi, Ketua Umum PII Batam, menyampaikan pentingnya kerja sama antara semua pihak untuk mencapai visi pembangunan yang diinginkan. Menurutnya, insinyur memiliki tanggung jawab besar dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Sambutan-sambutan yang disampaikan menciptakan suasana optimis akan masa depan pembangunan Batam. Semua pihak sepakat bahwa kolaborasi antara insinyur dan pemangku kebijakan adalah kunci untuk mencapai keberhasilan.
Pentingnya Kolaborasi dalam Mewujudkan Smart City
Dalam konteks perubahan global yang cepat, pembangunan Smart City memerlukan kontribusi aktif dari berbagai pihak, termasuk insinyur. Para insinyur diharapkan dapat menjawab tantangan teknologi dengan solusi yang kreatif dan efektif.
Kolaborasi antara PII dan pemangku kebijakan mendesak untuk memastikan bahwa Batam dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional. PII diharapkan menjadi jembatan untuk mengintegrasikan teknologi baru dalam pembangunan lokal.
Dalam era digital ini, Batam memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang sebagai pusat ekonomi hijau. Di sinilah peran insinyur menjadi sangat vital dalam menciptakan inovasi yang berkelanjutan.















